AIR
Sumber air adalah wadah air yang terdapat di atas dan di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini mata air, sungai, rawa, danau, situ, waduk, dan muara.
Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas yang diinginkan sesuai fungsi peruntukannya untuk menjamin agar kualitas air tetap dalam kondisis alamiahnya
Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air
BAKU MUTU LINGKUNGAN HIDUP
Mutuair adalahkondisikualitasair yang diukurdanataudiujiberdasarkanparameter-parameter tertentudanmetodatertentuberdasarkanperaturanperundang-undanganyang berlaku
Baku mutuair adalahukuranbatasataukadarmakhlukhidup, zat, energi, ataukomponenyang adaatauharusadaatauunsurpencemaryang ditenggangkeberadaannyadidalamair
Kriteriamutuair adalahtolakukurmutuair untuksetiapkelasair
KLASIFIKASI dan KRITERIA MUTU AIR
KelasI
air bakuair minum/ peruntukanlain yang setara
KelasII
air bakuuntukprasarana/saranarekreasiair, pembudidayaanikanair tawar, peternakan, air untukmengairipertanaman/ peruntukanlain yang setara
KelasIII
air bakuuntukpembudidayaanikanair tawar, peternakan, air untukmengairipertanaman/ peruntukanlain yang setara
KelasIV
air bakuuntukmengairipertanaman/ peruntukanlain yang setara
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
Parameter Fisika-Kimia
1.Suhu
-variabel lingkungan penting untuk organisme akuatik
-rentang toleransi serta suhu optimum kultur berbeda untuk setiap
jenis / spesies ikan, hingga stadia pertumbuhan yang berbeda
-suhu dapat mempengaruhi aktivitas makan ikan
-peningkatan suhu peningkatan aktivitas metabolisme ikan
penurunan gas (oksigen) terlarut
efek pada proses reproduksi ikan
ekstrim: kematian kultur
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
Parameter Fisika-Kimia
Suhu~ peningkatan selera makan ikan
~ pertumbuhan ikan
~ kekentalan / viskositas air
~ berkaitan dengan DO (berbanding terbalik)
~ berkaitan dengan konsumsi O2(berbanding lurus)
Pergantian / pencampuran air –mengurangi pengaruh suhu tinggi
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
Hubungan antara suhu air dan kandungan oksigen terlarut
Suhu Air
Kandungan Oksigen Terlarut (DO)
0°C
14,18 ppm
5°C
12,34 ppm
10°C
10,92 ppm
15°C
9,79 ppm
20°C
8,88 ppm
25°C
8,12 ppm
30°C
7,48 ppm
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
SUHU
Kisaran optimal suhu (umum) : 28-32°C
--konsumsi oksigen mencapai 2,2 mg/g berat tubuh/jam
Pada suhu rendah (<25°C)
--konsumsi oksigen meningkat; 3,2 mg/g berat tubuh/jam
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
SUHU
-Pengukuran menggunakan thermometer
-Satuan Unit: °C
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
2.pH
-derajat keasaman air
pH = -log (H)+
-ukuran konsentrasi ion Hidrogen (mol per Liter)
-menunjukkan suasana asam atau basa suatu perairan
Catatan.
Air (H2O) berasosiasi sempurna –ion H+dan OH-berimbang
pH air murni = 7
Semakin tinggi konsentrasi ion H+ konsentrasi ion OH-rendah
pH <7
pH asam
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
2.pH
Berkaitan dengan proses fotosintesis dan respirasi organisme
CO2 + H2O H2CO3H++ HCO32H++ CO32-
Semakin banyak CO2 yang dihasilkan dari respirasi
reaksi bergerak ke kanan
pelepasan ion H+ pH air turun (cenderung asam)
Penurunan / penggunaan CO2 dalam fotosintesis oleh fitoplankton
pH air naik (cenderung basa)
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
2.pH
pH rendah (keasaman tinggi) penurunan oksigen terlarut
konsumsi oksigen menurun
peningkatan aktivitas pernapasan
penurunan selera makan
Rentang toleransi pH : 6.5 –9.0
pH optimal: 7.0 –8.5
Fotosintesis (siang hari) menggunakan CO2
Respirasi (siang –malam) menghasilkan CO2
CO2 terlarut tinggi pada malam hari (pH cenderung rendah)
PARAMETER PENGUKURAN KUALITAS AIR
2.pH
Hubungan antara pH air dan kehidupan hewan (ikan) budidaya
pH air
Kondisikultur
< 4.5
Air bersifattoksik
5 –6.5
Pertumbuhan ikan terhambat; pengaruhpada ketahanantubuh
6.5 –9.0
Pertumbuhan optimal
>9.0
Pertumbuhan ikan terhambat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar